Minggu, 07 April 2013

Virtual Reality

Definisi VR

     Menurut American Heritage Dictionary, virtual berarti ada atau menghasilkan esensi atau efek meskipun tidak dalam kenyataannya, bentuk, atau nama. Hal ini juga bisa berarti dibuat, simulasi, atau dijalankan dengan cara komputer atau jaringan komputer. Oleh karena itu, virtual reality paling tepat digambarkan sebagai ilusi realitas yang diciptakan oleh sistem komputer.
Berikut ini definisi virtual reality menurut pendapat beberapa ahli, yaitu:
1.    Virtual Environment (reality) merupakan teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan     suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment), dimana suatu lingkungan sebenarnya yang ditiru atau benar-benar suatu lingkungan yang hanya ada dalam imaginasi.
2.    Sebuah simulasi komputer realitas, menggunakan grafis 3D dan efek suara, dengan antarmuka pengguna seperti kacamata khusus dan sarung tangan, untuk menciptakan lingkungan manusia hidup untuk hiburan, eksperimentasi, dan pelatihan.
3.    Teknologi ini memungkinkan seseorang melakukan suatu simulasi terhadap suatu objek nyata dengan menggunakan komputer yang mampu membangkitkan suasana tiga dimensi (3D) sehingga membuat pemakai seolah-olah terlibat secara fisik.
     Virtual reality merupakan cara baru dalam komunikasi manusia dengan mesin dalam hal ini komputer (numan-computer interface technology). Unsur penting dalam VR adalah keterlibatan secara total segenap inderawi manusia dalam proses desain seperti melihat, merasakan, memegang dan mendengar. Semua itu disimulasikan dalam satu perangkat terintegrasi yang berjalan secara real time.

Sejarah VR

     Sejarah VR dimulai pada 1968 ketika untuk pertama kalinya Ivan Shuterland membangun sistem tampilan yang berhubungan dengan gerakan kepala. VR sendiri muncul setelah adanya penelitian tentang perangkat helm yang memiliki layar monitor di dalamnya (headmounted display) oleh Jim Clark tahun 1974 di Amerika Serikat. VR membuka peluang menjadi antarmuka (interface) antara manusia dengan komputer. Oleh penemu yang sama pada tahun1982 lahirlah Silicon Graphics, komputer kapabilitas tinggi yang mampu mengolah citra grafik yang sangat rumit. Dua tahun kemudian Wiliam Gibson meluncurkan novel berjudul Neuromancer yang banyak berbicara tentang dunia maya dan cyberspace. Pemikirannya ini turut mempengaruhi gelombang penciptaan teknologi maya pada kaum Posmodernis. Pada tahun 1989, kata virtual reality menjadi populer setelah ditemukannya perangkat yang mampu berinteraksi dengan kemampuan inderawi manusia misalnya Kacamata CrystalEyes yang mampu memberi citra streoskopik, dan Sense8 yang menciptakan software interaktif berupa real time 3D graphics beserta perangkat pendukung VR lainnya.
     Perusahaan otomotif Volvo dan perusahaan penerbangan Boeing menggunakan VR pertama kali untuk mensimulasikan gerakan kendaraan agar didapat kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara. Simulasi penerbangan merupakan aplikasi VR tercanggih dan terlama yang tampak lebih realistis ketimbang menerbangkan pesawat yang sebenarnya. Pilot-pilot baru dilatih memegang kontrol pesawat yang sarat dengan penumpang untuk pertama kalinya dalam Boeing 747 “yang sebenarnya” karena mereka dapat belajar lebih banyak dalam simulator ketimbang dalam pesawat sesungguhnya.

Elemen VR, yaitu :

1.    Virtual Word (dunia virtual), yaitu content dari sebuah medium yang diberikan, dapat berupa screenplay/script
2.    Immersion yaitu sensasi yang ada di dalam sebuah lingkungan, yang dibagi menjadi 3 macam yaitu:
1.    Mental immersion : suspension of disbelief
2.    Physical immersion : secara badan/fisik memasuki media
3.    Mentally immersed : sensasi user berada di dalam Virtual Reality
3.    Sensory Feddback : informasi mengenai virtual world ditampilkan ke indra user. Dapat bersifat secara visual (paling umum), audio, atau sentuhan.
4.    Interactivity :  virtual world merespon aksi user. Komputer membuat hal ini menjadi mungkin dan real time.

Cara kerja dan alat yang digunakan dalam VR

     Adapun cara kerja virtual reality secara umum yaitu pengguna (user) melihat suatu dunia semu, yang sebenarnya berupa gambar-gambar yang bersifat dinamis. Untuk mewujudkan suasana yang menyerupai dunia nyata, virtual reality menggunakan peralatan-peralatan yang dinamakan glove (peranti masukan yang dapat menangkap gerakan tangan dan mengirimkan informasi gerakan ke sistem virtual reality), headset (peranti yang berfungsi untuk memonitor gerakan kepala, selain itu peranti inilah yang memberikan pandangan lingkungan yang semu kepada pemakai sehingga seolah-olah pemakai melihat dunia nyata), dan walker (peralatan yang digunakan untuk memantau gerakan kaki dan mengatur kaki pemakai agar merasakan beban seperti kalau melangkah dalam dunia nyata).
     Selain kegunaan tersebut, ada kegunaan lain dari peranti input virtual reality yaitu melalui perangkat headphone atau speaker, pemakai dapat mendengar suara yang realistis. Melalui headset, glove dan walker, semua gerakan pemakai dipantau oleh sistem dan sistem memberikan reaksi yang sesuai sehingga pemakai seolah merasakan sedang berada pada situasi yang nyata, baik secara fisik maupun secara psikologis. Beberapa pembuatan virtual reality menggunakan perangkat input yang paling umum adalah joysticks (untuk main game, ex: Playstation), force balls/tracking balls, controller wands, data gloves, voice recognition, motion trackers/bodysuits, dan treadmills.


Perangkat VR

Pada dasarnya, konfigurasi VR tersusun dari perangkat-perangkat:
1.    Sensory-immersion VR
Perangkat-perangkat antar muka (interface) yang melibatkan secara langsung sensasi inderawi seperti headmounted display (helm VR), data glove (sarung tangan), dan body suit (rompi VR). Helm dengan penutup mata (headmounted display) memberikan gambaran perspektif yang berbeda tentang benda yang dilihat. Begitu kepala digerakkan, gambar-gambar akan bergerak demikian cepat berubah sahingga kita akan merasa seperti membuat perubahan-perubahan ini dengan gerakan kepala. Manusia adalah penyebab dan bukan sebagai penerima akibat.
2.    Projection VR
Mencakup interaksi dengan proyeksi obyek pada layar lebar yang merepresentasikan lingkungan virtual buatan seperti CAVE (Cave Automatic Virtual Environment) atau Responsive Workbench
3.    Simulator VR
Mencakup lingkungan buatan fisik yang bertujuan untuk lebih mendekatkan realita lingkungan kepada pengguna. Pada industri otomotif, umumnya mereka membangun sebuah mock up kabin penumpang lengkap dengan monitor yang berfungsi sebagai kaca depan yang dihubungkan dengan perangkat VR sehingga secara dinamis mock up mampu memberikan efek natural seperti getaran atau goncangan.
4.    Desktop VR
Mencakup perangkat keras yang menunjukkan proses pemodelan VR di layar komputer.

Pemanfaatan atau aplikasi VR

1.    Manufaktur
  • Pengujian Rancangan
  • Prototipe Semu (autocad, 3dmax)
  • Analisis ergonomic
  • Simulasi semu dalam perakitan
  • Produksi dan pemeliharaan
2.    Arsitektur
  •  Perancangan gedung
3.    Militer 
  • Pelatihan (Pilot, Astronot, Pengemudi)
  • Simulasi Peperangan( Cry Engine 3)
4.    Kedokteran 
  • Pelatihan pembedahan
  • Terapi fisik
5.    Penelitian / pendidikan
  • Studi tentang topan
  • Konfigurasi galaksi
  • Pengujian matematika kompleks
6.    Hiburan
  • Museum Virtual
  • Permainan balap
  • Simulasi pertempuran udara
  • Taman Virtual
  • Simulasi Ski, dan lain sebagainya
Sumber artikel:

http://pc.net/glossary/definition/virtualreality
http://electronics.howstuffworks.com/gadgets/other-gadgets/virtual-reality.htm
http://science.howstuffworks.com/virtual-military.htm
http://debyoktavia68.blogspot.com/2012/06/virtual-reality.html
http://cecendet.wordpress.com/2010/11/17/virtual-reality-vr/

Contoh Virtual Reality dapat di akses pada link di bawah ini
www.youtube.com/watch?v=Mi-Amworpjw&list=PL65B868846892D406&index=6
http://www.youtube.com/watch?v=UxUZIHAJ2H4
http://www.youtube.com/watch?v=e7DAhg0K4V8&list=PL65B868846892D406&index=9
http://www.youtube.com/watch?v=rQrSK-j59lI
http://www.youtube.com/watch?v=CQgKEp_NhHk&list=PL65B868846892D406&index=2
http://www.nbcnews.com/video/in-game/47804782#51365520

Tugas Kelompok "GRAFIKA KOMPUTER UNTUK KOMUNIKASI"
Jurusan Ilmu Komunikasi - Universitas Gunadarma
Kelas 2MA01

Anggota kelompok
Reni Fitriani
Rheza Rachmat Fauzi Sucipto
Sifa Fauziah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar